B2UTY Always There For BEAST!!

B2UTY Always There For BEAST!!
@nshabrina

Thursday, January 29, 2015

You Can Cry (FF) Eps.4

“Ya Junhyunggie mood mu belum membaik juga?” ucap Yoseob
“Diamlah dan kembalilah bekerja,Seobbie” ucap Junhyung
“Ya ada apa dengan Junhyunggie hari ini? Mood nya tidak kembali membaik” bisik Yoseob pada Gikwang
“Molla,lebih baik kita cepat menyelesaikan kerjaan kita dan kembali kekelas” ucap Gikwang
“Aishh kau sama saja” ucap Yoseob kesal

Dengan cepat pun Yoseob kembali ke meja nya dan mengerjakan tugasnya dengan wajah cemberut,tidak lama seseorang datang dan membuat Gikwang dan Yoseob langsung melirik kearah pintu.

“Annyeong,mianhe aku menggangu pagi-pagi ada dokumen untuk pengurus OSIS” ucap Shinhye
“Ah gomawo Shinhye-ya,kau penolong kami” ucap Yoseob membuat Shinhye bingung
“Ah Shinhye kerja mu cukup bagus kenapa kau tidak bergabung saja menjadi anggota OSIS?” ucap Hyunseung
“Ehh? Jadi anggota OSIS?” ucap Shinhye kaget
“Kau setuju kan Junhyunggie? Kerja dia rapih dan cepat,kita butuh orang seperti ini diOSIS” ucap Hyunseung
“Terserah saja kalau itu yang terbaik untuk OSIS” ucap Junhyung
“Arraseo kalau begitu mulai hari ini kau jadi anggota OSIS ne,saat istirahat pertama kau harus keruangan OSIS dahulu untuk mengerjakan tugasmu” ucap Hyunseung
“Arraseo,kalau begitu aku kembali dulu kekelasku ne?” ucap Shinhye dan dibalas senyuman oleh Hyunseung lalu Shinhye pun beranjak pergi
“Kau serius tentang itu Hyunseung~ah?” bisik Yoseob
“Tenanglah,kinerja anak baru itu bagus. Sudah aku kembali dulu kekelas,kalau kerjaan kalian sudah selesai lebih baik kalian cepat kembali kekelas ne?” ucap Hyunseung
“Aigooo Hyunseung~ah” ucap Yoseob

Setelah dari ruangan OSIS Shinhye pun kembali kekelasnya,entah kenapa hari itu Chorong tidak masuk sekolah ia memikirkan kembali hal kemarin. Shinhye kembali ke tempat duduknya dan menghela nafasnya.

“Kau kenapa?” ucap Leo
“Gwenchana Leo-ya,gomawo” ucap Shinhye
“Buat apa?” ucap Leo
“Karena telah mengkhawatirkan ku” ucap Shinhye tersenyum
“Mengkhawatirkan? Tumben ada apa denganku?” batin Leo dan kembali menatap kedepan

Seperti yang dikatakan oleh Hyunseung,saat istirahat siang tiba Shinhye pun bergegas menuju ruangan OSIS. Saat ia membuka ruangan OSIS ia hanya melihat Junhyung disana,dengan sangat perlahan ia memasuki ruangan OSIS.

“Mwoya?” ucap Junhyung
“Anu... Aku belum tau tugas ku” ucap Shinhye
“Urus dokumen yang ada disana” ucap Junhyung sembari menuju ke arah tumpukkan dokumen
“Ah arraseo,ngomong-ngomong kemana anggota OSIS lainnya?” ucap Shinhye sembari membereskan tumpukkan dokumen itu namun Junhyung tidak menjawab,Shinhye hanya diam karena takut mengganggu Junhyung. Tidak lama Junhyung berjalan menghampiri Shinhye tanpa Shinhye sadari,dan memeluk Shinhye
“Jun....Junhyung?” ucap Shinhye panik namun dengan cepat Junhyung mendorong Shinhye ke meja dan membuat dokumen lain terjatuh
“Ah dokumennya,Junhyung~ah ada apa denganmu?” ucap Shinhye membelai lembut pipi Junhyung
“Kau tidak takut denganku?” ucap Junhyung
“Ani,kau terlihat sedih apa kau ada masalah Junhyung~ah?” ucap Shinhye membuat air matanya mengalir
“Junhyung~ah? Gwenchana?” ucap Shinhye,Junhyung melepaskan tangannya pada Shinhye dan berjalan menjauhi Shinhye
“Sudahlah dokumen itu aku saja yang urus kau pergilah beristirahat” ucap Junhyung pelan
“Tap...tapi kau?” ucap Shinhye
“Sudahlah pergilah! Aku ingin sendiri dulu” ucap Junhyung meninggi membuat wajah Shinhye berubah sedih
“Arraseo,kalau kau butuh sesuatu kau bisa memanggilku ne?” ucap Shinhye dan beranjak dari ruangan OSIS namun tidak ada jawaban dari Junhyung
“Wae? Wae? Kenapa dia tidak takut denganku? Kenapa dia malah berbicara seperti itu?” batin Junhyung

“Shinhye-ya” ucap Dujun memanggil yeoja yang sedang berjalan
“Shinhye? Cepat sekali ia keluar” ucap Hyunseung
“Apa maksudmu Hyunseung~ah?” ucap Dujun
“Hyunseung merekrut Shinhye menjadi anggota OSIS” ucap Yoseob
“Mwo?! Kau menjadikan dia anggota OSIS? Jangan bilang kau....” ucap Dujun kesal
“Kau tau kan cara membalikkan mood Junhyung?” ucap Hyunseung pelan
“Tapi tidak dengan mengorbankan Shinhye bukan?” ucap Dujun
“Kurasa dia tidak akan menyentuh nya” ucap Hyunseung pelan
“Maksudmu?” ucap Dujun
“Kau akan mengerti nanti Dujun~ah” ucap Hyunseung tersenyum dan sampailah Shinhye disana
“Shinhye-ya duduklah disini,mari kita makan bersama” ucap Dujun
“Ne” ucap Shinhye dengan senyum pahitnya
“Ada apa Shinhye~ah?” ucap Yoseob
“Gwenchana Yoseob” ucap Shinhye pelan
“Ada apa dengannya? Muka nya terlihat sangat kesepian,apa dia ada masalah? Aku merasa tidak bisa meninggalkannya sendirian” batin Shinhye

Tidak lama dari kedatangan Shinhye datanglah Junhyung,namun Shinhye mengetahuinya kalau Junhyung datang. Tidak sengaja Junhyung bertemu mata dengan Shinhye membuat wajah Junhyung memerah.

“Yo Junhyungie” ucap Gikwang
“Junhyung~ah? Gwenchana? Wajahmu merah sekali” ucap Yoseob
“Gwe...gwenchana...” ucap Junhyung kemudian duduk , sikap aneh Junhyung membuat Shinhye memikirkan kembali yang terjadi diruangan OSIS membuat Hyunseung curiga
“Apa yang telah terjadi diantara kalian? Kenapa kalian berdua terlihat salah tingkah?” ucap Hyunseung memandang Junyung dan Shinhye bergantian
“Ap..apa maksudmu Hyunseung~ah?” ucap Junhyung kesal
“Mi...mianhe aku duluan,Dujunie aku duluan ne?” ucap Shinhye berdiri
“Ne Shinhye-ya” ucap Dujun dan dengan cepat Shinhye beranjak dari tempatnya
“Gara-gara kau bilang yang aneh-aneh Shinhye jadi pergi kan” ucap Dujun kesal pada Hyunseung
“Aishh Hyunseung~ah selalu begitu” ucap Yoseob

Shinhye berlari tanpa tau arah,dia merasa aneh setelah kejadian diruang OSIS itu membuatnya susah bertatap muka dengan Junhyung. Padahal yang ia suka adalah Dujun tapi entah kenapa rasanya jantungnya ingin keluar dari tubuhnya,padahal sebelumnya tidak terjadi apa-apa dengan jantung Shinhye. Karena Shinhye berjalan tanpa memandang arah tiba-tiba ia menabrak seseorang.

“Aw” ucap seorang namja
“Mianhe,jeongmal mianhe... Aku tidak melihat jalan” ucap Shinhye
“Gwenchana,sepertinya aku baru melihatmu” ucap namja itu
“Ne aku murid baru,Park Shin Hye imnida. Aku berada di kelas 2B” ucap Shinhye
“Oh salam kenal,Lee Minhyuk imnida. Aku berada dikelas 2C” ucap Minhyuk tersenyum
“Mianhe Minhyuk aku menabrak mu” ucap Shinhye
“Gwenchana,kalau yang menabrak orang secantik kau aku malah ingin terus ditabrak setiap harinya” ucap Minhyuk tersenyum
“E...Eh...?” ucap Shinhye dengan cepat seseorang dibelakang Minhyuk langsung menjewernya
“MINHYUK-YA!” teriak Jihna
“Aishh Kim Jihna! Sakittt! Apa yang kau lakukan sih pabo?” ucap Minhyuk kesakitan
“Adanya aku yang bertanya padamu? Kau sedang merayu Shinhye sunbae ne? Akan ku beritahukan pada Yuuki!” ucap Jihna
“Aishh andwae! Kau mau membuat dia menjauhi ku lagi?” ucap Minhyuk
“Molla~” ucap Jihna santai
“Ada apa ini?” ucap Leo
“Ah Leo sunbae,mianhe Minhyuk selalu berisik” ucap Jihna
“Aishhh Jihna” ucap Minhyuk
“Gwenchana Leo-ya,ngomong-ngomong ada yang bisa ku bantu?” ucap Shinhye
“Ani,aku duluan” ucap Leo dan meninggalkan mereka
“Aigoo seperti biasa dia susah sekali diajak berbicara” ucap Minhyuk
“Aku juga tidak mengerti apa yang ada dipikiran Leo sunbae,padahal dia cukup populer. Shinhye sunbae hebat bisa berbicara dengannya” ucap Jihna
“Eh? Bukannya dia biasa melakukan itu pada teman lainnya?” ucap Shinhye bingung
“Jung Taekwoon itu orang yang sangat susah ditebak dan kadang tidak akan berbicara kalau tidak sangat penting” ucap Minhyuk

“Aneh padahal dia selalu berbicara denganku walau singkat,kenapa dia hanya mau berbicara padaku? Ahh tidak mungkin, mungkin saja dia juga berbicara dengan orang lain” batin Shinhye

Friday, January 23, 2015

Penjelasan Main Cast

Main Cast Every FF :

You're The One! ( Jang Hyunseung )
Last Minute ( Lee Gikwang )
Infinitely Yours ( Yon Doo Joon )
Sunshine Becomes You ( Son Dongwoon )
Although I ( Yang Yoseob )
You Can Cry ( Yong Junhyung )

Buat summary kenapa tidak dicantumkan? Karena ceritanya suka berubah seiring dengan ide yang datang kekepala saya,jadi jeongmal mianhe ... Mungkin itu kekurangan FF saya, i wish u enjoy to read my First FanFiction

xoxo , JS_Lvr

You Can Cry (FF) Eps.3

Sepanjang perjalanan menuju kantin Dujun dan juga Shinhye bercerita dengan keadaan masing-masing karena sebenarnya mereka teman sejak kecil,tapi Shinhye pernah pindah keluar kota karena appa nya. Tidak jauh Shinhye dan Dujun bisa melihat tempat yang mereka tuju,disana ada Junhyung-Hyunseung-Yoseob-Gikwang-Dongwoon-Naeun-Chorong-Bomi-Jihna-Yuuki. Jelas sekali Dujun mengarah ke meja itu dan perasaan Shinhye tidak enak karena ada yeoja itu,Naeun yang tadi kesal padanya.

“Hai semua mianhe aku terlambat” ucap Dujun
“Ya Dujun~ah kita sudah hampir selesai” ucap Yoseob
“Aigoo kau membawa anak baru itu?” ucap Gikwang
“Ah Shinhye ne? Dia teman ku sejak kecil,kebetulan saja kita bertemu dilorong tadi. Aku yang mengajak nya kesini” ucap Dujun duduk disamping Yuuki
“Ah Shinhye perkenal kan ini Yong Yuuki adik Yong Junhyung ketua OSIS kita” ucap Dujun
“Annyeong Yuuki imnida” ucap Yuuki tersenyum
“Annyeong Shinhye imnida,wah kau cantik sekali Yuuki” ucap Shinhye
“Hehehehe gomawo eonni,ini teman ku Kim Jihna” ucap Yuuki
“Jihna imnida sunbae” ucap Jihna
“Ah Shinhye imnida” ucap Shinhye tersenyum

Junhyung memperhatikan wajah Shinhye yang tersenyum entah kenapa dia bisa segitu nya terhadap yeoja yang baru saja ia temui,tentu saja Naeun menyadari itu dan merasa kesal dengan cepat ia memegang pipi Junhyung.

“Junhyung~ah ada saos tertinggal dipipimu,kau ini makannya seperti anak kecil saja” ucap Naeun manja dan mengelap saos dipipi Junhyung dengan tisu
“Ah gomawo Naeun” ucap Junhyung datar dan kembali memperhatikan Shinhye
“Aigoo kalian ini,masih saja mesra-mesraan saat makan juga” ucap Hyunseung
“Ehhh? Kau cemburu Hyunseung~ah?” ucap Chorong
“Ani” ucap Hyunseung datar
“Ah itu” ucap Shinhye membuat yang lain (kecuali Naeun) menengok kearah pandangan Shinhye
“Eh? Jung Taekwoon? Kau kenal dengannya?” ucap Yoseob
“Ne dia teman sebangku ku,bolehkah aku mengajaknya makan bersama kita?” ucap Shinhye
“Ne,boleh Shinhye. Ajak saja kalau dia mau” ucap Dujun tersenyum tapi tidak dengan Junhyung

Shinhye berjalan pelan menghampirinya,tapi Leo yang tau dihampiri oleh Shinhye hanya berdiri diam dan melihatnya dengan muka datar seperti biasanya.

“Waeyo?” ucap Leo
“Bagaimana kalau kau makan bersama kami?” ucap Shinhye , Leo menengok sebentar kearah meja tempat Shinhye datang
“Aniya,aku tidak bisa” ucap Leo singkat
“Eh? Wae?” ucap Shinhye
“Aniya,tidak ada apa-apa” ucap Leo mengangguk kan kepalanya sebentar dan meninggalkan Shinhye,Shinhye yang melihatnya hanya menghela nafas dan kembali lagi

“Kelihatan nya kau begitu dekat dengan nya Shinhye-ya” ucap Dujun
“Wae? Aku tidak begitu dekat dengannya” ucap Shinhye
“Mianhe aku duluan ne?” ucap Chorong beranjak dari tempatnya
“Chorong~ah?” ucap Hyunseung menyusulnya
“Ada apa?” ucap Shinhye bingung
“Ah Leo itu mantan kekasihnya Chorong~ah” ucap Yoseob
“Ehh? Apa aku melakukan hal yang salah lagi?” ucap Shinhye
“Ah dia memang yeoja yang tidak tau malu,Junhyung~ah ayo kita menyusul Chorong” ucap Naeun mengajak Junhyung dan Junhyung mengikuti Naeun tanpa bicara
“Tenanglah Shinhye~ah kau tidak salah kok,hanya saja Chorong masih belum bisa melupakan Leo” ucap Gikwang
“Gomawo,aku jadi sedikit lebih tenang” ucap Shinhye
“Tenang saja eonni,mianhe Naeun eonni memang begitu. Dia tidak suka kalau ada yang mendekati oppa” ucap Yuuki
“Tapi aku merasa ada yang aneh dari oppamu Yuuki~ah,apa kau merasakannya?” ucap Dujun membuat Yoseob dan Gikwang menahan tawanya
“Ne aku tau itu” ucap Yuuki menatap Shinhye
“Eh? Wae? Wae?” ucap Shinhye bingung

Istirahat siangpun usai,mereka kembali kekelasnya masing-masing dan juga Shinhye. Saat ia memasuki kelas bisa dilihat Chorong yang duduk tepat didepan guru itu masih menunduk,entah kenapa Shinhye jadi merasa bersalah dengannya. Namun ia tidak tau harus bagaimana dan harus berbicara apa dengan Chorong,Shinhye hanya bisa menghela nafas dan kembali ketempat duduknya.

“Kau tidak bersalah” ucap Leo
“Le...Leo.. Maksudmu apa?” ucap Shinhye
“Mereka mengatakan padamu kan tentang hubungan Chorong denganku?” ucap Leo
“N...Ne.. mianhe bukan nya aku ingin mencampuri urusan kalian berdua” ucap Shinhye
“Gwenchana” ucap Leo
“Kau tidak marah? Syukurlah” ucap Shinhye
“Kau aneh” ucap Leo membuat Shinhye tersenyum

Tidak jauh dari sana Chorong memperhatikan mereka berdua dan kembali menatap kedepan,jam pulang sekolah pun usai dengan langkah malasnya Junhyung berjalan kemobilnya bersama anggota OSIS lainnya.

“Ya kemana Hyunseung?” ucap Junhyung
“Dia tidak ikut,toh dia bilang Yuuki akan ikut dan Junhyung pasti akan membuang salah satu dari kita” ucap Dujun
“Ah sudahlah,Yuuki kau ikut denganku. Kajja masuk mobil” ucap Junhyung
“Arraseo oppa,Jihna aku duluan ne? Sampai jumpa besok” ucap Yuuki kemudian masuk kedalam mobil
“Junhyung~ah mood mu sedang jelek?” ucap Yoseob
“Ani,cepat masuk. Aku capai” ucap Junhyung memasuki mobil dan Yoseob yang melihatnya hanya menghela nafas

“Aku pulang” ucap Yuuki
“Selamat datang Yuuki,Junhyung. Mari kita makan” ucap seorang yeoja yang cukup cantik dengan anak kecil disampingnya
“Aku sudah makan,Yuuki saja yang makan” ucap Junhyung datar
“Hyung mari kita makan bersama” ucap seorang anak kecil yang menarik baju Junhyung
“Hiro, hyung itu capai! Bisa tidak sih kau makan bersama Yuuki dan yang lainnya saja!” ucap Junhyung kemudia lari kelantai atas,Hiro kemeja makan dengan wajah sedihnya
“Hiro maafkan hyungmu ne? Hyung mu sedang capai” ucap Yuuki
“Ta...tapi noona kenapa hyung tidak mau bermain lagi denganku?” ucap Hiro sedih
“Sudahlah kau main saja dengan noona ne?” ucap Yuuki
“Kami pulang” ucap yeoja kembar
“Ah selamat datang Satsuki,Natsuki” ucap Yuuki
“Eonni sudah pulang? Kemana Junhyung oppa?” ucap Satsuki
“Diatas” ucap Yuuki pelan,melihat wajah Hiro dan Yuuki mereka mengerti
“Arraseo eonni lebih baik kita makan,kasihan eomma sudah membuatkan kita makanan” ucap Natsuki
“Ne,kajja Hiro. Tersenyumlah jangan membuat eomma khawatir” ucap Yuuki
“Ne noona” ucap Hiro

Sampai dikamarnya Junhyung pun melemparkan tasnya dengan kencang dan melepaskan bajunya dengan kasar,dia terlihat marah tapi wajahnya datar seperti biasa. Setelah ia mengganti bajunya ia melemparkan diri ke tempat tidurnya,tidak lama terdengar suara pintu terbuka.

“Mau apa kau Yuuki?” ucap Junhyung datar
“Oppa... Gwenchana?” ucap Yuuki pelan
“Ne,kenapa kau keatas? Bukannya appa sebentar lagi datang?”
“Gwenchana aku lebih ingin menemani oppa disini” ucap Yuuki dengan cepat Junhyung terbangun
“Yuuki kau bisa saja dimarahi appa,cepatlah turun”  ucap Junhyung namun Yuuki memeluk Junhyung
“Ani oppa,kalau aku turun oppalah yang dimarahi. Biarlah aku dimarahi juga oppa” ucap Yuuki

“Dasar adik yang keras kepala,gomawo Yuuki” ucap Junhyung pelan dan membelai kepala Yuuki

Thursday, January 22, 2015

You Can Cry (FF) Eps.2

“Shinhye~ah kau sudah bangun? Kenapa pagi sekali?” ucap seorang yeoja berumur 40an
“Eomma mianhe aku membangunkan ku,hari ini adalah hari dimana aku pindah sekolah bukan? Aku mendapatkan beasiswa disalah satu SMA ternama,apa eomma lupa?” ucap Shinhye
“Ah mianhe Shinhye~ah,eomma lupa. Kau akan berangkat sekarang?” ucap Eomma
“Ne eomma,aku pergi dulu ne?” ucap Shinhye beranjak pergi

“Siswa pindahan? Siswa beasiswa?” ucap Junhyung datar
“Ne ketua,namanya Park Shin Hye dan hari ini akan pindah ke kelas 2-B” ucap Chorong
“2-B? Sekelas dengan mu ne,Chorong?” ucap Junhyung
“Ne ketua tapi harus ada bimbingan dari ketua OSIS juga,pak guru yang bilang padaku” ucap Chorong
“Arraseo kalau anak baru itu sudah tiba katakan padaku” ucap Junhyung membuka pintu dan beranjak pergi,namun ia kaget karena didepan nya ada seorang yeoja
“Cantik sekali,seperti nya aku tidak pernah melihatnya. Siapa dia?” batin Junhyung
“Mianhe apakah ini ruangan OSIS?” ucap Shinhye
“Ne ini ruangan OSIS,ada perlu apa?” ucap Chorong
“Ah aku adalah siswa pindahan,salam kenal namaku Park Shin Hye” ucap Shinhye
“Oh Shinhye,arraseo ini ketua OSIS kami Yong Junhyung” ucap Chorong menunjuk Junhyung
“A... Annyeong,aku adalah ketua OSIS. Oh kau siswa beasiswa itu?” ucap Junhyung gugup membuat Chorong menahan tawanya
“Diam kau Chorong” ucap Junhyung pelan
“Waeyo?” ucap Shinhye bingung
“An...ani...sudah mari kita jalan kekelasmu,Chorong kajja!” ucap Junhyung kesal karena Chorong masih saja menahan tawanya

Shinhye pun akhirnya masuk kekelasnya dan diperkenalkan oleh Chorong yang juga anggota OSIS,setelah perkenalan diri Shinhye berjalan kearah tempat duduk yang tunjukkan oleh guru. Setelah Shinhye duduk dia melihat namja yang disampingnya,dia melihat Shinhye dengan tatapan serius.

“Ah annyeong,mulai hari ini mohon bantuan nya ne?” ucap Shinhye tersenyum
“Ne” ucap namja itu singkat
“Kalau boleh tau siapa namamu?” ucap Shinhye
“Jung Taekwoon”
“Anu... Taekwoon... apa aku melakukan hal yang salah padamu?” ucap Shinhye pelan dan dibalas gelengan nya
“Leo....” ucap namja itu pelan
“Eh? Waeyo?” ucap Shinhye
“Panggil saja aku Leo” ucap namja itu singkat
“Arraseo Leo...” ucap Shinhye tersenyum

Istirahat siang pun tiba dan saat itu juga anggota OSIS berkumpul diruangan OSIS untuk mengerjakan apa yang harus dikerjakan,semua anggota terlihat sibuk seperti biasa tapi tidak dengan Junhyung yang seperti nya agak terlalu aneh hari ini. Dia seperti mencari-cari seseorang atau menunggu seseorang datang.

“Ya Junhyung-ya” ucap Yoseob
“Wae?” ucap Junhyung
“Kau sedang menunggu siapa sih? Naeun?” ucap Yoseob
“Ani” balasnya singkat
“Aishh lalu kenapa kau terlihat aneh sekali hari ini?” ucap Yoseob
“Aneh bagaimana? Aku tetap biasa saja” ucap Junhyung
“Aigoo dia keras kepala sekali” ucap Yoseob kesal lalu Gikwang menepuk pundaknya
“Dari pada kau kesal dengan sikap ketua OSIS kita lebih baik kau urus dokumen mu yang menumpuk dimeja itu” ucap Gikwang
“Eh? Dokumen itu sudah kuselesaikan” ucap Yoseob enteng
“Ehh? Sudah? Aigoo Seobbie kau ini terlalu rajin” ucap Gikwang
“Kenapa kau tidak katakan hal itu pada Hyunseung~ah yang belum menyentuh dokumen nya sama sekali? Tapi lebih baik daripada ketua OSIS kita yang tidak jelas sedang apa” ucap Yoseob kesal

Tiba-tiba pintu ruangan OSIS diketuk dan terlihat Junhyung begitu antusias melihat siapa yang datang,dengan cepat Gikwang yang memang biasanya dia yang paling rajin membuka pintu itu membuka kan pintu dan terlihat yeoja yang cantik dan baru saja dilihat oleh anggota OSIS lain.

“Annyeong” ucap Shinhye
“An...annyeong,apa perlu apa?” ucap Gikwang
“Anu ketua OSIS bilang aku harus mengisi dokumen ini,aku harus memberikannya langsung padanya” ucap Shinhye
“Shinhye kemari,coba ku lihat dokumen mu itu” ucap Junhyung,Gikwang pun menghampiri Yoseob dan saling pandang
“Sepertinya aku tau kenapa Junhyung hari ini berbeda,ternyata karena anak pindahan baru itu toh?” ucap Yoseob pelan
“Memang dia cantik sih,dasar Junhyung tidak pernah mau berbagi...” ucap Gikwang pelan namun dengan cepat jitakan super milik Jang Hyunseung mendarat dikepalanya
“Apa kau tidak ingat dengan adik ku... Lee Gikwang?” ucap Hyunseung tersenyum garang membuat Gikwang pucat dan membuat Yoseob tertawa
“Aishh kenapa kalian berisik? Kalau kalian sudah menyelesaikan kerjaan kalian lebih baik keluar dan makan lah” ucap Junhyung
“Aigoo bilang saja kau mau berduaan dengan....” tiba-tiba ucapan Gikwang terpotong karena Junhyung dengan cepat menutup mulutnya
“Diam kau Lee Gikwang dan pergilah dari sini” bisik Junhyung pelan dan dibalas anggukkan oleh Gikwang

Dengan cepat anggota OSIS lainnya (dipaksa) keluar dan meninggalkan Junhyung dengan Shinhye saja,Junhyung pun kembali kekursi nya membuat Shinhye bingung dengan keadaan ruang OSIS yang tiba-tiba sepi.

“Ada apa Shinhye?” ucap Junhyung berusaha tenang
“Ani Junhyung,anu bagian sini belum kutulis karena aku belum mengerti” ucap Shinhye
“Oh ini,harusnya kau mengisi nya seperti ini” ucap Junhyung
“Aigoo kenapa jantungku berdetak? Tidak biasanya aku begini,apalagi dengan perempuan yang baru aku temui! Biasanya saat Naeun menggandengku pun aku tidak merasa seperti ini,ada apa denganku?!” batin Junhyung

Tidak jauh dari sana Naeun bersama geng nya sedang berjalan menuju kantin namun Naeun melihat Junhyung bersama dengan yeoja lain,dia melihat lagi dengan jelas karena sebelumnya Naeun dimarahi oleh Junhyung karena dia cemburu kepada siswi yang sedang mengurus dokumen kesiswaan. Tapi yang sekarang berbeda,Naeun dapat melihat cara Junhyung memandang yeoja itu dengan cara yang berbeda dengan siswi lain.

“Naeun~ah gwenchana?” ucap Chorong
“Chorong~ah apa kau tau siapa yeoja yang ada disamping Junhyung?” ucap Naeun menggertakkan giginya
“Ah yeoja itu? Dia siswi pindahan baru itu,kalau tidak salah namanya Park Shin Hye” ucap Chorong
“Oh Park Shin Hye kah?” ucap Naeun dengan wajah sadisnya
“Naeun~ah jangan bilang kau cemburu padanya? Kan dia hanya menanyakan urusan dokument kesiswaan yang tadi Junhyung berikan padanya,sudahlah” ucap Chorong
“Sekarang berbeda Chorong~ah,lihat lah mata Junhyung memandangnya!” ucap Naeun lalu beranjak pergi
“Eh... Naeun~ah! Kau mau kemana? Tunggu Naeun~ah” ucap Chorong menyusul Naeun

Dengan cepat Naeun berjalan menuju ruang OSIS dengan Chorong dibelakangnya yang berusaha keras untuk menyakinkan Naeun bahwa yeoja itu tidak ada apa-apa dengan Junhyung,namun sepertinya Chorong terlambat karena mereka sudah sampai didepan ruangan OSIS.

“Annyeong Junhyung~ah,aku menjemputmu” ucap Naeun dengan manis membuat Chorong kaget
“Naeun? Ada apa kau kesini? Bukannya sekarang waktunya istirahat?” ucap Junhyung
“Ne aku ingin makan bersama mu” ucap Naeun manja
“Nanti saja aku sedang sibuk mengajari anak baru ini mengisi dokumen kesiswaan nya” ucap Junhyung kembali fokus kepada Shinhye membuat Naeun kesal
“Junhyung~ah bisakah nanti saja kau teruskan? Entah kenapa aku kesal melihat yeoja ini bersama denganmu” ucap Naeun manja sembari menatap tajam kearah Shinhye
“A...anu... kalau begitu sampai sini saja Junhyung,aku ingin istirahat dulu” ucap Shinhye dengan cepat beranjak dari tempatnya
“Shin...Shinhye...” ucap Junhyung namun Shinhye sudah kabur terlebih dahulu
“Sudahlah Junhyung~ah ini memang waktunya istirahat” ucap Naeun bergelayut manja dilengan Junhyung
“Arraseo-arraseo,lain kali jangan begini lagi. Atau kau mau aku melarang mu untuk datang ke ruangan OSIS lagi hah? Son Naeun” ucap Junhyung melepaskan gandengan Naeun dan berjalan
“Aigoo Junhyung~ah mianhe” ucap Naeun manja dan menyusul Junhyung

“Ada apa dengan yeoja tadi? Sepertinya dia yeojachingu Junhyung,tapi kenapa dia harus cemburu padaku?”batin Shinhye
“Shinhye?” ucap Dujun
“Ehhh? Dujunie? Kau sekolah disini?” ucap Shinhye kaget
“Aku yang seharusnya kaget,jadi siswa pindahan itu kau Shinhye?” ucap Dujun
“Ne begitulah aku mendapatkan beasiswa,kau tidak makan Dujunie?” ucap Shinhye
“Aku akan makan,bagaimana kau bergabung dengan kami?” ucap Dujun
“Ne” ucap Shinhye tersenyum
“Ngomong-ngomong Shinhye bagaimana kesan mu tentang hari pertama mu disekolah ini?” ucap Dujun
“Hmm lumayan mengasikkan walau aku mendapat teman sebangku yang supel atau mungkin tidak banyak berbicara dan sudah dicemburui oleh seorang siswi” ucap Shinhye
“Kau manis sih jadi banyak yang cemburu padamu” ucap Dujun tertawa
“Aigoo Dujunie aku tidak seperti itu” ucap Shinhye
“Shinhye-ya jujur saja kau manis,tidak ada namja yang akan menolakmu” ucap Dujun
“Aishh Dujunie kau membuatku malu” ucap Shinhye
“Baguslah,kau tidak berubah dari dulu” ucap Dujun

“Ne,aku memang tidak pernah berubah. Seperti perasaan ku padamu juga tidak pernah berubah Dujunie” batin Shinhye

Wednesday, January 21, 2015

You Can Cry (FF) Eps.1

Dipagi yang indah seperti biasa para siswa datang kesekolah dengan semangat,ada yang bersama dengan temannya dan ada yang datang bersama pacarnya ataupun sendirian. Namun tidak semua indah dipagi itu,tidak untuk seorang siswi bernama Kim Jihna.
“Ya kau ini melihat menggunakan apa sih?” teriak salah satu yeoja
“Mianhe sunbae,jeongmal mianhe... Biarkan aku membersihkannya” ucap Jihna
“Kau kira rok ku bisa bersih kembali hah? Rok ku ini mahal! Rok ku ini merek Hermes! Orang sepertimu tidak akan mampu menggantikannya” ucap seorang yeoja
“Mianhe sunbae.... Mianhe” ucap Jihna
“Cepat jilat sepatu ku jika kau memang menyesalinya,ya kau memang harus menyesalinya” ucap seorang yeoja dengan tampang bengisnya itu,Jihna pun perlahan merangkak mendekati sepatu yeoja itu namun seorang yeoja menghentikannya
“Kim Jihna berdirilah,apa yang kau lakukan?” ucap seorang yeoja cantik dengan wajah asianya yang kental itu
“Yu...Yuuki...” ucap Jihna kaget
“Ya! Jangan sok jadi pahlawan kau anak baru!” ucap seorang yeoja
“Kau butuh berapa? Aku akan menggantikan rok mu itu” ucap Yuuki
“Kau sombong sekali,mana bisa orang sepertimu mengganti rok ku! Rok ku ini merek Hermes!” ucap seorang yeoja bangga
“Ohh arraseo” ucap Yuuki santai dan mengeluarkan sejumlah uang dari dompetnya dan menaruhnya ditangan yeoja itu
“Segitu cukup kan? Setauku Hermes memang segitu harganya” ucap Yuuki membantu Jihna bangun
“Si....siapa anak itu?” ucap yeoja pelan
“Eh Han Eun Shi kau tidak tau dia? Kenapa kau bisa berurusan dengannya?” ucap seorang yeoja
“Wae... wae? Siapa dia? Apa dia anak orang kaya?” ucap EunShi pelan
“Dia....” belum selesai yeoja itu berbicar datang lah mobil berwarna hitam berhenti diantara mereka,salah satu kaca itu terbuka dan dapat terlihat namja yang tak asing lagi
“Ya Yuuki! Kenapa kau berangkat duluan? Aku sudah bilang kan untuk ikut bersama kami?” ucap seorang namja
“Aigoo oppa! Mobil mu sudah penuh dengan yang lainnya ikut bersamamu” ucap Yuuki
“Aku bisa membuang salah satunya” ucap namja itu membuat namja lain berwajah kesal
“Aigoo jangan begitu Junhyung oppa,aku ini sudah besar” ucap Yuuki membuat Junhyung keluar dari mobilnya
“Arraseo! Sekarang masuk bersama ku,kau itu ceroboh! Bisa-bisa kau tersesat lagi seperti hari pertama kau masuk” ucap Junhyung menarik Yuuki
“Aishhh Jihna tolong akuuu” ucap Yuuki sembari meronta
“Eunshi kau sudah lihat ne? Dia Yong Yuuki,anak baru yang juga adik dari Yong Junhyung si namja paling kaya dan paling tampan disekolah ini” ucap seorang namja
“Ehhh? Adik dari Yong Junhyung? Si namja yang jadi incaran para yeoja disekolah?” ucap Eunshi kaget
“Ne dia juga seorang ketua OSIS,lihat para anggota OSIS yang keluar dari mobil yang sama dengan Junhyung! Itu cowok yang didepan itu adalah wakil ketua OSIS , Jang Hyunseung! Dia terkenal dengan gerakan tubuhnya yang indah dia juga seorang penari,dibelakang nya namja dengan wajah menyegarkan itu Lee Gikwang dia adalah bendahara 1 dan dia juga penari. Disampingnya cowok dengan wajah lucu adalah Yang Yoseob,dia sekertaris OSIS dan terkenal dengan suaranya yang merdu. Dibelakangnya namja yang berwajah seperti orang asing itu Son Dongwoon dia bendahara 2 dan terkenal dengan kepintarannya yang juga dia adalah anak seorang profesor,yang terakhir yang tinggi itu Yon Dujun. Dia mantan ketua OSIS dan terkenal sebagai pemain inti sepak bola sekolah kita dan membawa nya sampai tingkat internasional, kau pasti mengenal Dujun sunbae ne?” Ucap seorang yeoja dengan detail
“Ja...jadi... aku baru saja berurusan dengan orang yang salah?” ucap Eunshi kemudian tumbang
“Eunshi????” teriak yeoja itu

“Aigooo oppa! Lihat lah mereka melihat ku seperti itu,tidak bisakah aku kekelasku sendiri? Toh ada Jihna bersamaku” ucap Yuuki memelas
“Yuuki~ah kau seperti tidak tau oppa mu saja,kalau dia sudah bilang begitu maka tidak akan ada yang bisa menghentikannya” ucap Gikwang
“Aigoo tapi aku bukan anak kecil lagi,lagi pula kenapa kalian juga ikut bersamanya mengantarku?” ucap Yuuki kesal
“Karena kau adalah adik kesayangan ketua OSIS kami” ucap Yoseob
“Aishh sudah SMA pun aku harus begini? Aku kan sudah besar” ucap Yuuki
“Sabarlah Yuuki,bukankah ini tandanya Junhyung mengkhawatirkan mu? Ini bentuk perhatian oppa mu padamu Yuuki” ucap Hyunseung
“Aishh walau kalian bilang begitu....” ucap Yuuki tiba-tiba kaget karena ia berhenti
“Waeyo oppa?” ucap Yuuki lalu melihat kedepan
“Ani,lupakan saja..” ucap Junhyung pelan
“Ehh? Waeyo?” ucap Yuuki
“Sudahlah lupakan,ini kelasmu. Tolong jaga adik ku ne, Jihna” ucap Junhyung
“Arraseo sunbae” ucap Jihna
“Aigoo kenapa dia selalu membuatku seperti anak kecil? Kan malu” ucap Yuuki
“Kau malu karena takut Minhyuk melihatnya ne?” ucap Jihna
“Aishh Jihna! Pelankan suaramu,dia ada disini” ucap Yuuki pelan
“Annyeong Yuuki,Jihna” ucap Minhyuk
“Annyeong Minhyuk” ucap Yuuki agak gugup membuat Jihna tersenyum jahil

Tidak lama setelah mengantarkan adiknya Junhyung pun berjalan keruangan OSIS bersama dengan yang lain nya kecuali oleh Dujun yang harus masuk kekelasnya,seperti biasa mereka mengurus dokumen dan juga hal lain nya sebelum waktu masuk.
“Ya Junhyung-ya apa kau tidak apa-apa?” ucap Hyunseung
“Eh? Waeyo? Kenapa kau bertanya begitu” ucap Junhyung
“Terlihat sekali diwajahmu kalau kau kesal karena tau Yuuki sedang dekat dengan teman sekelasnya itu ne?” ucap Hyunseung
“Aigoo Hyunseung~ah kau tau sekali tentang hal itu”ucap Yoseob
“Ah aku tau dirinya,Lee Minhyuk ne? Gwenchanayo Junhyungie?” ucap Gikwang
“Aishh gwenchana,toh adik ku sudah besar” ucap Junhyung sembari kembali memeriksa dokumen nya
“Arraseo kalau begitu aku duluan ne?” ucap Hyunseung
“Ne,kalau begitu aku nanti saja masih ada dokumen yang belum selesai” ucap Junhyung
“Arraseo kami duluan Junhyungie” ucap Gikwang

Seketika ruangan kosong karena semuanya telah kembali kekelasnya,jujur saja Junhyung bisa bebas melakukan apapun yang dia suka karena dia termasuk orang yang tidak bodoh dan juga penyumbang pertama disekolah itu. Tapi Junhyung bukan tipe yang semena-mena walau kalau ada yang menyentuh teman atau adiknya dia tidak akan segan-segan memukulnya,entah kenapa Junhyung hanya bisa merebahkan dirinya dikursinya dan menghela nafas.
“Cepat sekali yah,Yuuki sudah kelas 1 SMA” ucap Junhyung pelan
Junhyung pun mengingat kembali awal ia bertemu dengan yeoja itu,yeoja yang sebenarnya ia sangat ia sayang tapi tidak bisa ia genggam. Tiba-tiba ditengah lamunan nya dia mendengarkan ada suara ketukan pintu.
“Nugu?” ucap Junhyung
“Ini aku oppa” ucap seorang yeoja, dengan pelan ia membuka pintunya dan menutupnya kembali
“Mau apa kau kesini? Sebentar lagi waktunya masuk bukan?” ucap Junhyung
“Kau masih saja dingin padaku,kau tidak ingat kalau aku ini tunanganmu?” ucap yeoja itu mendekati Junhyung
“Ah memang kau tunanganku tapi itu atas kemauan orang tua kita,aku tidak punya perasaan apa-apa padamu” ucap Junhyung memegang dahinya
“Ah gwenchana, toh setelah pernikahan kita kau pasti akan selalu memikirkan ku kan?” ucap yeoja itu bergelayut manja dilengan Junhyung
“Entah lah,aku tidak tau lagi apa mau nya orang itu” ucap Junhyung pelan
“Sudahlah lupakan saja hal itu,sebentar lagi kita akan masuk bukan? Mari kita kekelas bersama oppa” ucap yeoja itu dengan manja

“Arraseo Naeun,mari kita kekelas” ucap Junhyung berdiri dan Naeun tersenyum sembari bergelayut manja dilengan Junhyung

Monday, January 19, 2015

Although I (FF) Last Eps

 Yoseob POV

Entah kenapa waktu itu seperti pukulan keras kepadaku,atau bisa dibilang deklarasi tanda aku harus menyerah. IU benar-benar sudah jauh dariku dan tak akan kembali padaku lagi,waktu itu diruangan IU dapat kulihat jelas IU dan Minhyuk yang berciuman dengan mesranya. IU melihat wajah Minhyuk seperti menatap ku waktu itu saat ia masih menjadi yeojachinguku,memang semua ini salahku karena tidak memikirkan perasaan IU saat itu. Ini adalah resikoku sendiri karena aku masih saja mengunjungi Sohyun padahal aku sudah dengan IU,apakah begitu maksudmu Gikwangie?

Yoseob POV End

“Oppa? Gwenchana?” ucap IU
“Cha.... IU-ya gwenchana,waeyo?” ucap Yoseob pelan
“Ani kukira ada apa,kau terlihat lesu begitu apa kau belum minum kopi hari ini?” ucap IU tersenyum
“Dia tau kebiasaanku,saat aku lesu begini dia tau bahwa penyemangatku adalah senyum nya dan segelas kopi. Entah kenapa aku tidak ingin menyerah akan dirimu chagiya”batin Yoseob
“IU-ya... Apa nanti kita bis...” belum selesai kata-kata Yoseob Minhyuk pun datang menghampiri IU
“Ya kau kemana saja? Kau belum meminum obatmu” ucap Minhyuk pada IU
“Aigoo aku lupa,mianhe hehehehe” ucap IU tersenyum dan membuat Yoseob menghela nafas
“Aigoo panasnya disini,aku duluan ne?” ucap Yoseob beranjak dari duduknya
“Eehhh? Oppa kau mau kemana?” ucap IU
“Keruanganku,aku butuh caffeine” ucap Yoseob tetap berjalan tanpa memandang IU

Yoseob berjalan pelan meninggalkan IU dan perlahan senyumnya memudar karena ia tau bahwa IU tidak mungkin akan kembali padanya,dia tidak mungkin mengkhianati Minhyuk tapi entah ada apa dengan nya Yoseob benar-benar tidak bisa menyerah akan IU. Tidak jauh dari sana ia dapat melihat sekumpulan member BTOB tanpa Minhyuk,Yoseob dapat mendengar pembicaraan mereka dengan seorang namja.

“Kalian merilis lagu baru ne? Daebakk!” ucap seorang namja
“Ne begitulah,entah kenapa mood Minhyuk hyung sedang bagus jadi ia yang menulis lagunya lagi” ucap Ilhoon
“Minhyuk? Dia lagi? Weeh untuk apa ada Eunkwang?” ucap seorang namja yang menahan tawanya
“Aigoo kau ini! Biarlah aku hanya seorang Leader” ucap Eunkwang
“Jadi,judulnya apa?” ucap seorang namja
“You’re So Fly,mungkin lagu ini terinspirasi dari seseorang yang kami kenal” ucap Peniel
“Yah walau sebenarnya aku masih belum terima” ucap Eunkwang
“Karena kau menyukainya kan hyung?” ucap Changsub jahil
“Aigoo Changsub kau ini!” ucap Eunkwang menjitak Changsub
“Seseorang yang kalian kenal? Kalau benar tebakkan ku pasti IU,ya sepertinya hubungan mereka sangat harmonis. Memang tidak seharusnya aku mengganggu hubungan mereka” batin Yoseob dan berjalan kembali

“Ehhh? Bagaimana ini?” ucap seorang namja membuat Yoseob bingung
“Waeyo? Kenapa ribut sekali? Bukannya sekarang penampilan IU?” batin Yoseob
“Waeyo?” ucap Yoseob pada seorang namja
“Ani,dancer yang kita persiapkan untuk jadi pendamping IU dipanggung tidak datang” ucap seorang namja panik
“Ehh? Lalu?” ucap Yoseob
“Kami juga sedang kebingungan mencari penggantinya” ucap seorang namja itu sembari menengok kearah kiri dan kanan
“Sepertinya Minhyuk tidak tau hal ini,kalau tidak salah BTOB masih tampil dan habis ini adalah giliran IU....”batin Yoseob
“Kalau begitu....” ucap Yoseob

Terdengar sorak sorai penonton setelah lagu dari BTOB “You’re So Fly” selesai dimainkan dan para member turun dari panggung,Minhyuk berjalan menuju belakang panggung dan tidak dapat menemui siapapun.

“Minhyuk-ya? Waeyo?” ucap Eunkwang
“Aku ada panggilan dari rumah sakit,bisakah kau mengizinkan ku untuk pulang duluan?” ucap Minhyuk
“Arraseo,lagi pula kita tidak ada jadwal lagi. Pulanglah duluan” ucap Eunkwang
“Tolong bilang pada IU juga kalau aku pulang duluan ne?” ucap Minhyuk berjalan pelan
“Ne...” ucap Eunkwang

Tidak lama setelah kepergian Minhyuk,IU pun tampil diatas panggung dengan lagu nya “Marshmallow”. IU tersenyum dan terus bernyanyi dan menari karena senang akan teriakan para penonton,tapi ia bingung saat ada Yoseob disana menari disampingnya. IU menahan pertanyaannya hingga akhir dari penampilannya,setelah selesai ia segera menghampiri Yoseob.

“Oppa bagaimana bisa kau jadi penariku?” ucap IU kaget
“Ahh karena staff bilang dancer yang seharusnya menari denganmu tidak datang dan aku sedang bosan jadi aku mengajukan diri saja” ucap Yoseob sembari menghapus keringatnya
“Ahh kalau begitu gomawo oppa” ucap IU sembari melihat kesekelilingnya
“Tenang saja para staff bilang Minhyuk izin untuk pulang terlebih dahulu,mungkin dia ada panggilan dari rumah sakit. Tidak usah kau takut dia melihat kita” ucap Yoseob membuat IU kaget
“Op...opp...oppa... oppa tau dari mana?” ucap IU
“Ah waktu itu adik Hyunseung bilang padaku kalau Gikwang ada diruanganmu dan katanya kesehatanmu menurun jadi aku keruanganmu,tapi seperti nya aku masuk disaat yang salah” ucap Yoseob
“E...eh..? Maksud oppa” ucap IU
“Chukkae IU,aku tidak akan memberitahukan siapa-siapa soal hubungan kalian berdua. Lagipula Minhyuk dari agensi ku, aku juga tidak mau ada keributan karena masalah hubungan khusus” ucap Yoseob dengan senyum pahitnya
“Op....oppa... anu...”
“Yoseob waktunya kau tampil” ucap seorang namja
“Sudah dulu ne IU? Kau keruanganku saja,katanya pada member Beast lain kalau nanti kita akan menyanyikan lagu baru Beast,dan gomawo atas kenangan terakhirnya. Aku cukup senang menari denganmu” ucap Yoseob meninggalkan IU
“Op...oppa...” ucap IU pelan

IU pun mengikuti apa kata Yoseob dengan berjalan menuju ruangan Beast,pintu ruangan Beast terbuka dan IU masuk begitu saja. Dapat ia lihat para member Beast sibuk dengan urusan mereka masing-masing,IU pun menghampiri Hyunseung yang sedang berbicara dengan Gikwang.

“Annyeong IU-ya” ucap Hyunseung
“Annyeong Hyunseung oppa” ucap IU
“Ada apa kau kemari IU?” ucap Gikwang
“Yoseob oppa bilang padaku kalau nanti Beast akan menyanyikan lagu baru,memang kalian sudah ada lagu baru?” ucap IU bingung
“Ne,ada IU-ya. Kau akan mengerti kalau mendengarkannya nanti” ucap Junhyung
“Eh? Mengerti tentang apa?” ucap IU pelan , Hyunseung pun memberikan nya earphonenya
“Dengarkan lagu ini IU,ini lagu yang sedang dibawakan oleh Seobbie. Dia sepertinya tidak berani memberitahukanmu tapi aku tau lagu ini untukmu” ucap Hyunseung dan IU hanya mengangguk dan memasang earphone Hyunseung

[ Beast – Close My Eyes ]

IU hanya terdiam mendengarkan lagu itu,Gikwang hanya menghela nafas dan melihat majalahnya kembali,Hyunseung memperhatikan reaksi IU. IU hanya terdiam dan mengihlami apa maksud dari lagu itu,dari lagu itu terdengar para member Beast bernyanyi bersama sampai pada satu lirik yang membuat IU sakit.

Nuneul gamado jame deul so eobseoseo
( Aku menutup mata ku tapi aku tidak bisa tertidur )
Sueobsi manheun bameul ajikdo waiting waiting
( Semua malam ini aku tetap menunggu,menunggu )

Suara Yoseob terdengar sungguh sangat menyakitkan dikuping IU,ia mengetahui kalau Yoseob menyanyikannya dengan hati. Tidak hanya itu part Rap dari Junhyung pertama juga sangat menyakitkan IU,jelas sekali Yoseob menyinggung nya.

Amurarechido anheun deutae
( Tapi seperti kamu tidak merasakan apa-apa )
Sangcheoga nasseotdamyeon da amun deutae
( Jika kamu mendapati luka , itu seperti semuanya telah sembuh )
Mundeuk nae saenggagi nandamyeon ne pyojeongi eotteolji gunggeumhae
( Aku berpikir seperti apa wajahmu saat kamu akhirnya memikirkan ku )
Dareun saram yeope nega eotteoke
( Disaat kau bersama orang lain )

Wajah IU terlihat ingin menangis saat mendengarkan lagu itu,Hyunseung mulai panik dengan reaksi IU dan dengan cepat Gikwang mencabut earphone Hyunseung dari kuping IU.

“Sudahlah IU-ya! Kau yang memilih jalan ini,kau lebih memilih jatuh kepada orang yang akan selalu memikirkan mu dan kau anggap bisa membahagiakan mu selain Yoseob! Sudahlah jangan menangis lagi” ucap Gikwang memeluk IU
“Mianhe IU-ya,jeongmal mianhe” ucap Hyunseung namun IU tidak menjawab dan hanya menangis dipelukkan Gikwang

“Daebak Yoseob! Istirahatlah 10 menit dan kemudian giliran Beast” ucap seorang namja
“Gomawo...” ucap Yoseob berjalan pelan,ia bingung saat akan menghampiri ruangannya tidak jauh ada IU berdiri disana
“Apa yang kau lakukan disini IU-ya?” ucap Yoseob
“Ani,aku habis memberitahukan mereka soal lagu baru yang kau suruh tadi” ucap IU pelan
“Ahh arraseo,gomawo ne IU-ya” ucap Yoseob membelai kepala IU
“Ne.... cheonma” ucap IU pelan
“Kau tidak masuk lagi?” ucap Yoseob dan hanya dibalas gelengan oleh IU
“Arraseo aku masuk ne? Kau kembali saja keruanganmu” ucap Yoseob
“Ne oppa... mianhe” ucap IU pelan kemudian beranjak dari tempatnya
“Mianhe? Buat apa IU?” batin Yoseob bingung

IU membuka pelan pintu ruangannya dengan cepat ia duduk dan mengambil air minumnya,entah kenapa pikiran nya jadi kacau setelah mendengar lagu yang dibawakan Yoseob tadi. Kenapa Hyunseung menunjukkan pada nya? Apa karena ia ingin tau kalau Yoseob begitu menderita setelah putus darinya? Atau dia ingin membantu temannya balas dendam karena Yoseob tau kalau dia dan Minhyuk sudah berpacaran? Entah lah itu sangat menganggu pikiran IU sampai dimana Tv yang disediakan diruangan itu menyerukan nama grup yang tidak asing dikupingnya,yaitu Beast.

“So BEAST... Annyeonghaseo B2UTY~” ucap semua member Beast
“Kami akan menyanyikan lagu baru kami” ucap Junhyung
“Ne kita akan menyanyikan lagu baru buatan Yang Yoseob!” teriak Doojoon
“Apa judulnya Seobbie?” ucap Hyunseung menyenggolnya
“It’s All Good, B2UTY kalian ingin mendengarnya?” ucap Yoseob
“Ne!!!” teriak para fans
“Arraseo! Kajja!” ucap Doojoon

[ Beast – It’s All Good ]

Lagu itu pun dilantun kan membuat air mata IU kembali mengalir,dan tanpa sadar IU tidak mendengar suara ketukan maupun suara pintunya yang terbuka. Tiba-tiba saja IU merasakan ada yang menutup kupingnya,parfum nya sangat ia kenal.

“Op..pa...” ucap IU kaget
“Jangan kau dengarkan lagi,kau pasti akan kembali padanya” ucap Minhyuk
“Ani,tidak mungkin aku kembali padanya” ucap IU
“Lihat saja kau menangis kan? Kau masih ada perasaan dengan diakan?” ucap Minhyuk pelan
“Oppa kenapa kau bisa ada disini? Apa Gikwang yang memberitahukan mu?” ucap IU menghapus jejak air matanya
“Ani,kalau kau tau kau pasti akan heran” ucap Minhyuk pelan
“M...mwo...?”
“Yang memberitahukan ku adalah Yoseob” ucap Minhyuk membuat IU kaget
“Sepertinya dia tau kalau kau mendengarkan lagu itu namun kau belum mendengar lagu nya yang sekarang mereka bawakan,dia memang masih mencintaimu tapi ia tidak mau menganggu kita” ucap Minhyuk pelan sembari memeluk IU
“Oppa... mianhe...” ucap IU
“Gwenchana chagiya,sepertinya memang aku kalah dari Yoseob. Dia memang orang yang sangat baik,padahal ia sangat menginginkan mu tapi dia malah menelfon ku untuk cepat datang agar kau tidak menangis lagi. Chagiya pilih lah,aku akan terima dengan pilihanmu sekarang” ucap Minhyuk
“Op...oppa...” ucap IU pelan

“Ahhh gomawo atas kerja samanya hari ini” ucap seorang namja
“Kamsahamida” ucap para member
“Yoseob seperti nya ada yang menunggumu” ucap Hyunseung
“Hmm? Nugu?” ucap Yoseob namun Hyunseung menunjuk kearah IU dan Yoseob pun menghampiri IU
“Waeyo IU? Kau belum pulang? Bukankah kau sudah tidak ada jadwal manggung disini?” ucap Yoseob
“Ne , aku menunggumu” ucap IU
“Untuk apa?” ucap Yoseob bingung
“Untuk memberitahu apa pilihanku setelah mendengar kedua lagumu” ucap IU, Yoseob memandangnya bingung namun ia menghela nafas dan tersenyum
“Arraseo,katakan saja padaku” ucap Yoseob
“Oppa gomawo untuk hari-hari dimana kita bersama,aku jadi tau rasanya memperjuangkan orang yang aku sayang. Aku tidak pernah membencimu karena telah menyakitiku dan aku tidak pernah akan menyalahkan takdir yang menemui kita berdua,jadi....” ucap IU
“Jadi? Katakan lah IU” ucap Yoseob tersenyum
“Jadi aku akan tetap memilih untuk berada disamping Minhyuk,bersamanya. Gomawo atas semuanya oppa,aku harap oppa tetap mau berteman denganku” ucap IU mengulurkan tangannya
“Ne IU-ya,aku akan selalu jadi temanmu,dari sekarang” ucap Yoseob tersenyum dan menerima uluran tangan IU
“Sampai jumpa oppa” ucap IU melepaskan jabatan tangan nya dengan Yoseob
“Ne,sampai jumpa IU-ya” ucap Yoseob dan akhirnya mereka berjalan kearah yang berbeda

Yoseob berjalan pelan dengan senyumnya namun tiba-tiba senyum itu memudar,tidak sadar ia sudah berada didepan ruangannya dan dapat ia lihat saat ia memasuki ruangannya para member langsung mendekati Yoseob.

“Ada apa Yoseobie? Gwenchana? IU mengatakan apa?” ucap Hyunseung
“Kau tidak apa-apa kan Seobbie? Mianhe aku baru tau tentang IU dan Minhyuk dari Junhyung dan Gikwang” ucap Doojoon
“Wo wo wo,aku tidak apa-apa kalian ini bagaimana sih?”  ucap Yoseob
“Jinjja? Kau benar-benar tidak apa-apa?” ucap Junhyung
“Ne,sudahlah waktunya kita pulang” ucap Yoseob
“Hyung kau benar-benar tidak apa-apa?” ucap Dongwoon
“Ne,sudahlah mari kita pulang” ucap Yoseob dan dari jauh Gikwang hanya bisa menatap nya

Sampai diparkiran Junhyung,Hyunseung,Doojoon dan Dongwoon terlebih dahulu jalan dan hanya Yoseob yang masih disana dengan alasan masih menata barangnya dimobil. Sampai didekat mobilnya senyumnya memudar dan dia hanya terduduk lemas disamping mobilnya,air matanya mulai mengalir.

“Kau berbohong Seobbie” ucap Gikwang membuat Yoseob kaget
“Kenapa kau belum pulang? Sudahlah aku hanya kelilipan” ucap Yoseob menghapus air matanya
“Kau tidak bisa berbohong padaku yang lebih lama mengenalmu,sudahlah Seobbie memang aku selalu jahat padamu tapi kau tetap temanku” ucap Gikwang duduk disamping Yoseob
“Pabo sejak kapan aku menganggapmu musuhku hah?” ucap Yoseob menunduk dan Gikwang hanya bisa menemani disampingnya
“Aku tidak akan bilang siapa-siapa kalau kau menangis” ucap Gikwang
“Hahaha kalau begitu aku harus berhati-hati lain kali kalau ingin menangis” ucap Yoseob
“Ne,berbahagialah Seobbie” ucap Gikwang

“Ne aku harus berbahagia,entah dengan siapa nantinya... Aku yakin aku pasti bisa bahagia,walau bukan bersama IU. Gomawo IU kau telah memberiku memori terindah yang mungkin tidak dapat aku lupakan,gomawo atas segalanya” batin Yoseob