B2UTY Always There For BEAST!!

B2UTY Always There For BEAST!!
@nshabrina

Monday, October 6, 2014

Last Minute (FF) Eps.16

Gikwang POV
Aku tidak bisa begini! Bagaimana juga aku lah yang membuat janji dengan IU dan aku juga yang melanggar! Betapa jahatnya aku "Kwangie?" "Geurim?" "Wae? Sudahlah ini bukan salahmu ini adalah salahku kwangie" "Ani! Ini adalah salahku,aku yang membuat janji dengan yoseob agar tidak meninggalkanmu tapi aku meninggalkanmu! Aku berjanji dengan IU agar selalu disisinya tapi aku malah memikirkan diriku sendiri dan meninggalkan dia,ini adalah akibat dari keegoisan ku sendiri" "Kwangie..." "Mianhae , ada keluarga atau kerabat dari Lee Ji Eun?" "Ah ne suster,saya sahabatnya" "Mari tuan,pasien sudah bisa ditengok. Mohon jaga kesehatannya yah" "Ne suster,gomawo"
Akupun segera masuk kedalam bersama geurim,padahal aku ingin agar geurim tidak masuk bersama ku "Oppa? Dimana aku?" "IU kau dirumah sakit,tadi kau pingsan" "Pingsan?" tiba-tiba air mata IU mengalir "O...Op..oppa... kau... kau benar-benar akan meninggalkanku? Kau akan kembali pada geurim?" aku menengok kearah geurim dan aku tidak tau harus berkata apa "IU...." "Op..oppa...kau berjanji akan kembali secepatnya kan? Kau akan selalu disiniku kan? Oppa?!!!!" "Ne IU..... aku akan selalu disisimu..." "Gomawo oppa,saranghae" lalu IU memeluk ku, aku melihat kearah geurim dan kulihat dia sudah tidak ada disana. Mungkin dia sudah pulang,mian geurim aku menyakitimu lagi
Geurim POV
Wae? Wae kwangie? Aku terus berlari sampai entah kemana dan aku pun tidak tau tujuan ku BRUK "Aw...mian.." "Gwenchana? Geurim~ah?" aku mendongakkan wajahku "Eunji sunbae? Seobie?" "Wae geurim? Kenapa kau menangis" aku lalu memeluk eunji sunbae dan tidak tahan lagi untuk menangis dibahunya walau aku tau eunji sunbae dan yoseob pasti bingung
"Ohh jadi begitu? Bagaimana pun kau tidak salah kok geurim" "Aku bingung dengan kwangie,kenapa dia jadi begini labilnya?" "Ya oppa! Kau jangan begitu terhadap temanmu" "Habis gimana lagi eunji? Dia sendiri yang bilang mau kembali dengan geurim tapi ternyata dia lemah akan tangisan IU" "Ta...ta..tap..tapi seobie mungkin memang tindakkan kwangie benar.." "Tapi hanya karena itu dia menyerah?" "Hmm? Maksud oppa?" "Setauku IU tidak begitu lemah kok,aneh saja dia sampai pingsan. Segitu besarnya kah cintanya pada kwangie" "Ini bukan waktunya untuk cemburu loh oppa" "Ani eunji aku tidak cemburu,eh ya geurim antar kami ke rumah sakit tempat IU yah?" "Eh... buat apa seobie?" "Antarkan saja"
"I..ini... ruangan IU sunbae,kalian yakin?" "Tentu saja geurim,yoseob oppa kan sudah bilang sepertinya ada yang tidak beres" akupun membuka pintu kamar dan melihat mereka masih disana, ya kwangie dan IU sunbae yang sedang saling memegang tangan satu sama lain. "Yo kwangie" "Oh hai seobie,eunji" "Halloooo eunji,seobieee kalian mau menjenguk ku? Em dan juga geurimchan?" "Ne begitulah IU,ngomong-ngomong gikwang eunji geurim bisa tinggalkan kami berdua?" "Eh? Maksudmu seobie?" "Sudahlah kwangie kita ikuti kata yoseob oppa saja" lalu kami bertiga keluar dari ruangan IU sunbae "Tunggu-tunggu tadi kau memanggil yoseob oppa,eunji? Jangan-jangan kalian..." "Ne kami berpacaran" "Oh selamat kalau begitu,berarti tinggal..." dia menatapku dengan wajah sayu dan sedihnya , jangan menatapku seperti itu! Aku benci saat kau menatapku seperti itu , dan akhirnya yoseob keluar dari ruangan IU sunbae "Seobie?" "Masuklah kalian,IU ingin bicara sesuatu" "Mwo?" "Oppa...." "Mwo IU?" "Anu....."
Gikwang POV
Yoseob berbicara apa yah pada IU? Tiba-tiba saja IU berbicara seperti itu "Kau boleh kok kembali pada geurim,dan geurim tolong jaga kwangie yah. Jangan membuatnya sedih" "Ta...taa..taapi IU..." "Tenang kwangie,aku baik-baik saja. Semoga bahagia,dan kwangie kau tidak usah kembali lagi kesini yah" Kenapa bisa begitu? "Ya kwangie" "E..eh.. mwo eunji?" "Kau sadar tidak sih kita mau kemana?" "Ke bandara kan? Mengantarkan hyunseung hyung dan yeojachingu nya?" "Huh untung saja kau ingat,atau tidak aku pasti akan memukulmu karena bengong terus" "Hehe kau selalu saja galak eunji" tiba-tiba saja datang yoseob dan langsung memeluk eunji "Annyeong chagi~ah" "Ihhhh apa oppa! Malu tau didepan banyak orang!" "Hahaha annyeong seobie,seperti biasa kalian selalu mesra" "Pastinya donggg" "Lepas ah oppa! Malu tau!" Melihat mereka berdua bahagia aku merasa lega, dengan begini eunji tidak akan menangis lagi dan yoseob tidak akan memikirkan geurim juga. Tapi bagaimana dengan geurim sendiri? Dan.... IU... "Ya kwangie! Kau bengong lagi" "Hmm seobie" "Mwo?" "Apa yang kau katakan pada IU saat itu?" "Hmm itu,aku hanya bilang kalau dia memang cinta padamu harus nya dia tidak menahanmu untuk kembali dengan geurim" "Apa...apakah dia tidak menangis?" "Sudahlah kwangie,kau sudah terlalu sering berkorban. Saatnya kau bahagia" "Eunji...."
"Semoga kalian bahagia yah" senyum hyuna noona pada ku dan geurim "Mian yah gikwang,aku memang kekanak-kanakan sebelumnya" "Gwenchana hyung,semoga berhasil di new york ya" "Ne,jaga baik-baik kesehatanmu geurim. Hyung akan pulang cepat atau lambat" "Ne hyung,hati-hati disana. Titipkan salamku untuk appa" dan kami pun melihat hyunseung hyung dan hyuna noona menghilang setelah memasuki pesawat,aku melihat ke arah geurim yang habis menangis dan memegang pundaknya "Aku disini geurim,akan selalu menjagamu seperti kata hyungmu" "Ne oppa,saranghe" "Nado geurim..." DEG! Eh? Wae? Dadaku terasa sakit mendadak,dan rasanya seperti dipukul dibagian situ. Kenapa yah?
Geurim POV
Tidak terasa sudah hampir 3bulan dari hari kejadian dimana IU sunbae pergi dari sini,ya setelah kelulusan. Aku sudah tidak satu sekolahan lagi dengan kwangie oppa dan dia meneruskan ke universitas yang sama dengan yoseob dan woonie,tapi yang aku herankan kenapa yah aku sering sekali mendengar dari yoseob bahwa kwangie oppa sering ke rumah sakit. Dia sakit apa yah? Lalu hp ku berbunyi kulihat dilayar tertulis "Kwangie Oppa" , baru juga dipikirin dia telefon hehehe "Annyeong oppa" "Annyeong geurim,kau sudah pulang sekolah?" "Sudah kok oppaa,kau sedang apa?" "Hmm dirumah seobie kita sedang mengerjakan tugas bersama,kau mau kesini?" "Apa tidak mengganggu oppa?" "Ani,kesini saja" "Arraseo,aku kesana"
Setelah sampai disana aku lihat kwangie oppa sudah ada didepan "Oppa? Kenapa kau diluar? Kan dingin! Ini sudah bulan desember oppa" "Ne ne ne geurim,kau bawel sekali sih. Aku tuh tidak mau kita diganggu yoseob dan woonie jadi kita kerumahku saja yah" "Huuh baiklah"
"Orang tua mu kemana oppa?" "Adikku sekolah dan orang tua ku bekerja,sini duduk saja di ruang tamu" EH? Cuma berdua? Aduh gimana ini.... "Tenanglah geurim aku tidak akan macam-macam meski kita cuma berduaan dirumahku kok" aku mendengar hal itu merasa sedikit lega,tapi berarti aku tidak menarik dong? Haduhhhhh! "Ini tehnya geurim" "E..eh.. ne oppa,oh ya sebentar lagi natal yah?" "Hmm begitulah,kau mau apa geurim?" "Aku tidak mau apa-apa kok" "Yakin?" "Benar,sudahlah oppa aku tidak mau kau membelikan ku apa-apa! Apa lagi sampai bekerja sambilan,kau sudah kecapaian karena kuliah loh" "Ne ne ne chagi~ah!" Huh selalu saja dia bercanda,padahal aku kan serius mengkhawatirkannya "Aduh.." "Oppa? Gwenchana?" "Gwenchana geurim..." tapi kenapa wajahnya pucat? Ting Tong "Ge..Geurim,mian... tolong bukakan pintu" "Ah....n..ne.." saat ku buka pintu nya kulihat yoseob dan woonie,tapi kenapa wajah keduanya pucat? "Annyeong seobie,woonie... kenapa kalian berwajah pucat?" "E...eh..an..anu..." Kenapa woonie tidak seperti biasanya? "Eh anu geurim,kita pulang yah sekarang?" "Eh? Wae seobie?" "Gwenchana,woonie ada urusan penting dengan kwangie" Lalu yoseob menarik ku dan mengambil mantel ku "Kajja geurim,woonie nanti sms aku yah" "Ne seobie" "Eh?" Aku tidak mengerti dengan sifat mereka,ada apa?
Gikwang POV
Dada ku sakit lagi! Tapi ada geurim disini,bagaimana ini? Aku harus menelfon seobie "Hallo? Kwangie? Wae?" "Se..seobie...cepat... kemari...dadaku...geurim..." "Baik kwangie kami segera kesana" untung saja dengan cepat yoseob bisa membujuk geurim untuk pergi dan juga woonie jadi bisa membawa ku ke rumah sakit,semoga saja geurim tidak menyadari hal ini. Aku tidak mau membuat dia khawatir padaku
"MWO? Kau mau kerja sambilan? Dengan kondisimu yang seperti ini?!" teriak yoseob padaku "Kau gila kwangie?!" sekarang giliran woonie yang teriak "Sudahlah aku sudah baikkan begini kok" "Kau gila hah? Kau tau penyakitmu apa kan? Kukira tidak akan kambuh lagi!" "Eh? Maksudmu apa woonie?" "Jadi kwangie sudah pernah seperti ini saat SD tapi sudah lumayan saat SMP,jadi kukira tidak akan kambuh lagi" "Sudahlah kalian berdua,sudah kubilangkan? Aku pasti akan baik-baik saja seperti saat itu,tenang saja kalau memang aku capek aku pasti akan berhenti" "Kau janjikan?" "Ya woonie"
Aku ingin sekali membelikan geurim cincin,karena kudengar dari eunji geurim bilang kalau cincin dari kakaknya hilang entah dimana dan dia merasa ada yang kosong diantara jari-jari nya. Dengan aku kerja sambilan dari sekarang aku bisa saja mendapatkan nya pas pada saat natal,ya dengan keadaan ku seperti ini
Geurim POV
Kemana yah oppa? Sudah lama dia jarang ada kabar,dan sejak kejadian waktu itu aku tidak diperbolehkan dulu kerumah nya.Sms pun sekarang makin berkurang,aku tetap menatap layar hp ku sampai ku tersadar saat ada Hyeri dan MinHa "Hey kau kan yeojachingu nya gikwang sunbae yah?" celetuk hyeri padaku "Ne,ada apa yah?" "Kulihat kemarin gikwang sunbae sedang pergi dengan perempuan,dan yang pasti itu bukan kau" "Masa sih minha?Cantik gak dia?" "Uhhh cantik sekali hyeri,badan nya bagus dan putih. Beda sekali dengan geurim!" ketus minha padaku "Kalian bohong! Kwangie oppa tidak pernah berbuat begitu! Dia selalu setia padaku!" "Ehhh? Jinjja? Buktinya sekarang dia tidak ada kabar bukan? Tidak pernah menemuimu bukan?" ketus hyeri padaku "Uh tepat dihati banget tuh hyeri,aduh kalau kau putus berikan gikwang sunbae padaku yah" "Padaku dong! Minha kau yang lain saja lah" "Ah hyeri intinya kita tinggal tunggu waktunya saja" "Hahahaha benar sekali kau minha" setelah mereka bergelak tawa bersama mereka meninggalkan ku. Tapi apakah itu benar? Apa itu alasan kwangie oppa jarang sekali ada kabar dan aku tidak boleh kerumahnya?
Karena penasaran akupun mengikuti kwangie oppa setelah aku pulang sekolah,kemana dia pergi? Dia baru saja pulang dari kampus kan? Eh? Dia ke toko perhiasan? Jangan-jangan? DEG! Kulihat ada perempuan ditoko perhiasan itu,tertawa dan seperti memilihkan suatu perhiasan pada kwangie oppa. Mereka tertawa bersama? Setelah kwangie oppa keluar bersama wanita itu akupun segera menghampirinya,dan sepertiku tebak wajahnya kaget "Ge...Geurim? Kenapa kau bisa ada disini?" air mata ku mengalir dipipiku dan aku tidak peduli "Jadi? Jadi ini alasan mengapa aku tidak boleh kerumah mu dan kau tidak ada kabar oppa?" "Tu..tunggu... aku bisa jelaskan" "SUDAH! Kau tidak perlu jelaskan lagi! Aku benci kau oppa! Jangan pernah menampakkan wajahmu lagi!" akupun lari sekuat tenaga sampai kerumahku,aku lari kekamarku dan memeluk bantalku... Oppa... kenapa kau begini?
Tapi aku merasa aneh,kenapa aku merasa bersalah? Bagaimana kalau itu adalah saudaranya? Bagaimana kalau oppa hanya menemani nya membeli kado? Bagaimana kalau omongan hyeri dan minha itu tidak benar? Aku pun segera menelfon kwangie oppa tapi yang mengangkat bukan dia "Geurim?" "Eunji sunbae? Kenapa yang mengangkat sunbae?" "Ani panjang jika dijelaskan,cepat kesini" "Kemana sunbae?" "Cepat kerumah sakit" "Eh?" 
Ada apa dengan kwangie oppa? Aku sesegera mungkin ke rumah sakit,tapi sesampai disana PLAK! "Eh? I....IU sunbae?" "KAU BODOH!" wae?....

No comments:

Post a Comment