B2UTY Always There For BEAST!!

B2UTY Always There For BEAST!!
@nshabrina

Sunday, September 14, 2014

Last Minute (FF) Eps.10

Gikwang POV
Mwo? Dia masih menyukaiku? Dia bercanda? Aku melepaskan pelukkan geurim dan aku menatap wajahnya,tapi dia tidak mungkin berbohong dengan wajah seperti itu "Jin...jinjja?" "Ne kwangie,percayalah" "Tapi bagaimana dengan yoseob? Bagaimana dengan ciuman kalian dan..." "Aku tidak ada apa-apa kwangie,aku tidak bisa memaksakan hati ini! Aku tidak bisa terus berbohong dan menyakiti hatiku sendiri,walau aku tau kau dan eunji sunbae berpacaran..." "Aku dan eunji..." kreek suara pintu terbuka dan kulihat eunji berdiri disana dengan mata sembab setelah menangis "E...eun...eunji sunbae" kaget geurim "I...in...ini tidak seperti yang kau lihat,mi...mian" "Kau tidak perlu minta maaf geurim" "Eh?" "Eunji?Gwenchana? Kau sepertinya sehabis menangis" "Sudah kwangie biar aku yang jelaskan semua pada geurim" "Jelaskan tentang apa?" "Geurim,aku dan kwangie tidak benar-benar berpacaran. Aku hanya ingin melihat reaksi yoseob dan juga memberi pelajaran padamu,aku tidak sudi kau membuat teman ku sedih... Tapi ku lihat kau tulus menyanyangi nya dan kau tidak seperti yang mereka bilang,jadi... aku putus dengan gikwang sekarang" "Wae eunji? Aku tidak akan...." "Ssst! Aku tidak ingin kau sedih dan terluka lagi kwangie,aku ingin kau bahagia. Aku tidak apa-apa,aku kuatkan?" tidak! Aku tau dia habis menangis sedari tadi dikelas dan mana mungkin aku meninggalkan nya setelah apa yang yoseob lakukan padanya "Kwangie! Dengarkan aku! Aku tidak apa-apa,jadi berbahagialah" "Jinjja? Kau tidak apa-apa?" "Ne,sudahlah aku tau kalian saling mencintai. Ngomong-ngomong aku pulang duluan yah,bye" dia meninggalkan aku dan geurim di keadaan yang sunyi dan suram ini, tiba-tiba geurim... "Kau ingin mengejarnya bukan? Kejarlah,aku tau kau orang yang baik kwangie. Kau tidak bisa membiarkan temanmu sendirian,ak...aku..." air mata geurim menetes lagi "Ah... mata ku kelilipan,aku tidak apa-apa kok" "Kau berbohong lagi!" "Eh?"
Geurim POV
Dia memelukku,apa itu artinya dia lebih memilihku dibanding menemani eunji sunbae? Tapi aku tidak menjadi perempuan egois "Kwangie? Sudahlah" "Aniya! Aku tidak akan meninggalkanmu lagi! Memang eunji adalah sahabar berhargaku,tapi kau juga sama berharganya buatku" kata-kata itu membuatku lega dan air mataku yang mengalir deras perlahan berhenti setelah gikwang mengatakan itu "Saranghe...geurim" "Nado..."
Setelah aku mencuci muka ku dan juga sembab dimataku berkurang kami pun berjalan pulang "Hey" "Hmm?" "Bagaimana dengan yoseob?" Ah! Aku tidak begitu memikirkan nya,bagaimana ini? Aku baru menyadarinya sekarang,kalau aku bicara jujur sekarang aku akan melukainya lagi. Tapi kalau aku berbohong gikwang lah yang akan sedih "Hey..Geurim?" "Ah? Hmmm aku juga bingung" "Aku tau kau tidak mau melihatnya sedih bukan?" "Eh...eh tapi aku tidak menyukainya,itu hanya sebagai te...teman" "Aku tau" dia mencubit pipiku "Aduh sakitttt" "Yasudah kita diam-diam saja,biarkan kita seperti biasa. Aku sebagai pacar eunji dan kau sebagai pacarnya" "Eh?" "Jangan memasang wajah sedih begitu!! Hanya sampai waktunya untuk menceritakan hal ini pada yoseob,kau tidak mau membuatnya terluka bukan?" "Ah ne,aku mengerti sekarang" "Kau setuju?" "Hmm,setuju" "Kalau begitu persiapkan raut wajahmu yah besok pagi,jangan sampai membuat yoseob curiga" "Nee"
Aku berangkat cukup kepagian karena mimpi kemarin yang membuatku takut apakah kemarin itu hanya mimpi? Tapi aku tidak tau akan berwajah seperti apa didepan yoseob nanti,akupun kemarin mendapati bapak sms karena tidak pulang bersamanya dan menjawab telfon nya "Heii,annyeong geurim" "Annyeong seobie,mana eunji sunbae dan k...gikwang?" "Hmm sepertinya mereka agak sedikit terlambat" "Haiiii yoseob!! Geurim!!" "Annyeong eunji sunbae,gikwang" gikwang mendekat sedikit padaku dan berbisik "Wajahmu agak sedikit terlalu bahagia,apa kau begitu sayangnya padaku?" akupun langsung memandang nya malu,bagaimana bisa dia berkata begitu dengan gampangnya?
Yoseob POV
Aku merasa ada sesuatu diantara gikwang dan geurim,dan entah kenapa mereka berbicara dan juga geurim terlihat sangat bahagia. Apa mereka....? Ah tidak aku melihat gikwang dan eunji masih mesra dan juga geurim hanya sebatas berbicara saja,apa mereka sudah berbaikkan. Ataukah geurim sudah tidak ada perasaan dengan gikwang? "Seobie?" "Eh...Wae geurim?" "Aku membawakan bingsoo kesukaanmu,rasa strawberry!!" "Waaah gomawo geurim" "Hehehe semoga rasanya sesuai denganmu" Dia juga jadi makin perhatian padaku,apakah itu tanda-tanda dia mencintaiku? Tapi aku tidak bisa senang dulu karena dia juga membawakan makanan untuk woonie,eunji dan gikwang, berarti dia membawa bingsoo ini juga bukan khusus untukku. Tenang-tenang yoseob perlahan-lahan dia akan mencintaimu,paling tidak dia sudah tidak sedih dan juga sepertinya dia sudah tidak menyukai gikwang lagi "Hei yoseob sepertinya kau senang sekali" kata gikwang padaku "Karena bingsoo ini enak sekali" paling tidak perasaan dia padamu sudah hilang gikwang! Ini saatnya untukku
Gikwang POV

"Hey dia senang sekali loh kau membuatkan bingsoo strawberry untuknya" "Jinjja? Apa kau cemburu kwangie?" "Jelas saja!" "Uggh lucunya! Tenang saja lain kali akan kubuatkan jjang jjang myun kesukaanmu" "Ah aku sudah mendapatkannya dari eunji" "Oh dari eunji sunbae? Enak tidak? Sepertinya jjang jjang myun buatan akan tidak seenak punya eunji sunbae" "Eh? Kau cemburu?Hahahahaha" "Ihhhh aniya!!" geurim memukul-mukulku manja "Aduh-aduh sudah dong hahahaha bilang dong kalau kau cemburu" "Aniya!!!" aku pun menangkap kedua tangan nya "Sudah-sudah,makanan mu akan selalu yang terenak buatku kok geurim" wajahnya memerah "Ih dasar perayu!" dia memukulku lagi "Hahaha benar kok,aduh sudah dong geurim!!" "Aniya sampai kau berhenti membicarakan eunji sunbae" "Aku memang tidak membicarakan nya kok,bagaimana dengan yoseob? Kapan kau siap?" "Ah soal itu lagi? Aku tidak tau kwangie,aku tetap takut membuatnya sedih" "Yaa kita tidak bisa terus-menerus berbohong begini,malah akan membuat dia makin sedih" "Aku juga tau kwangie,bisa menunggu sebentar lagi?" "Arraseo,princess" aku mendekatkan wajahku padanya dan menempelkan bibirku pada bibirnya,ciuman pertamaku dengan geurim. Kulihat wajahnya menjadi merah dan kami tertawa "Saranghe kwangie" "Saranghe geurim" lalu terdengar suara daun kering terinjak dan kulihat yoseob berdiri disana dengan wajah kecewa "Bisakah kalian jelaskan padaku tentang ini?!"

No comments:

Post a Comment